top of page

Objek Wisata Geologi

Kunjungi wisata geologi kami

Savanna sadengan.jpg

Savana Sadengan

Jam Operasional

06.00 - 09.00 dan 15.30 - 17.00

  • Savana buatan seluas 84 Ha.

  • Landscape seperti padang savana Afrika.

  • Berjarak 2 km dari pos Rawabendo (gerbang masuk Taman Nasional Alas Purwo)

  • Padang penggembalaan Banteng dan predatornya Ajag. Juga Kijang, Rusa, Babi Hutan, Monyet abu-abu, Macan Tutul dan berbagai burung seperti Merak Hijau dan Jalak Putih.

  • Terdapat flora seperti irinyuh, enceng-enceng, ketepeng kecil, dan kembang telek-telekan.

Hutan Mangrove Bedul

Jam Operasional

09.00 - 17.00

  • Luasnya 12.000 Ha dengan 27 jenis mangrove.

  • Mangrove terluas di Pulau Jawa dan terlengkap di Indonesia.

  • Terletak di tepi Daerah Aliran Sungai Setail/Stail dan muara sungai Segara Anakan.

  • Terdapat Pantai Bedul berpasir putih kecoklatan.

  • Merupakan habitat burung air (bangau, raja udang, pecuk ular), burung imigran Australia saat musim migrasi dan Monyet Belanda.

  • Terdapat sebuah konservasi penyu dan tempat penetasannya sejauh 2 km yang berada di Ngagelan.

Hutan mangrove bedul.jpg
Pantai triangulasi.jpg

Pantai Trianggulasi

Jam Operasional

08.00 - 17.00


  • Pasirnya putih bersih dan kondisinya air lautnya sangat jernih.

  • Berjarak 3 km dari Pos Rawabendo.

  • Hutannya didominasi pohon bogem dan nyamplung.

  • Cocok untuk wisata bahari dan berkemah.

  • Ombaknya masih dianggap berbahaya dan tidak diperbolehkan beselancar dan menyelam.

  • Sekitar bulan April - November, kawasan ini menjadi tempat persinggahan penyu untuk bertelur.

Pantai Plengkung

Jam Operasional

07.30 - 16.00

  • Wisata bagi peselancar lokal dan mancanegara.

  • Ada 4 tipe ombak di Pantai in. Para peselancar menyebut ombak paling kecil “chickens”, lalu “speedies”, “monkey trees” dan yang terbesar diberi nama “kongs” setinggi 6-8 meter.

  • Pasirnya putih halus dengan bebatuan karang ditepiannya.

  • Berjarak 5 km dari Pos Pancur, namun harus menggunakan jeep khusus karena akses jalan yang sebagian besar rusak dan didominasi bebatuan.

  • Selain berselancar, pengunjung dapat bersepeda menyusuri garis pantai, mengelilingi Alas Purwo.

Pantai plengkung.jpg
Pantai ngagelan.jpg

Pantai Ngagelan

Jam Operasional

08.00 - 16.00

  • Terkenal sebagai tempat penyu bertelur dan pelepasan anak penyu yang dikelola oleh Balai TN Alas Purwo.

  • Sebagai tujuan utama penelitian dan pusat kegiatan pengumpulan telur penyu dari Pantai Pancur sampai Cungur.

  • Jenis penyu yang ditangkarkan disini yakni penyu lekang, penyu sisik, penyu belimbing, dan penyu hijau.

  • Berjarak 3 km dari Pos Rawabendo.

  • Dikelilingi hutan mangrove dan hutan tropis yang hijau dan alami.

Pantai Cungur

Jam Operasional
08.00 - 16.00

  • Habitat burung-burung liar untuk berkembang biak dan mencari makan. Setiap tahunnya sering dilintasi dan dikunjungi oleh burung- burung migran dari Australia.

  • Tercatat sebanyak 39 jenis burung berada di wilayah ini.

  • Tempat untuk melakukan aktifitas wisata Birdwatching.

  • Spot foto yang terkenal bagi fotografer pencinta fauna khususnya burung.

  • Bercirikan ekosistem khas hutan dataran rendah, hutan pantai, dan hutan mangrove.

Pantai cungur.jpg
Pantai teluk biru.jpg

Pantai Teluk Biru

Jam Operasional

Buka setiap hari selama 24 Jam.

  • Airnya masih sangat biru dan jernih.

  • Memiliki ombak yang sangat tenang sehingga menjadi tempat terbaik bagi penyuka snorkeling dan diving sambil melihat terumbu karang, ganggang, dan aneka ikan yang masih asli dan dilindungi di kawasan ini.

  • Pantai ini berada di Kecamatan Muncar dan masih tersembunyi sehingga jarang dikunjungi oleh wisatawan.

  • Susananya tidak terlalu ramai dan kawasannya masing asri dan alami. Cocok untuk melihat sunset.

  • Lokasinya dapat ditempuh dengan menyewa perahu nelayan yang ada di Pelabuhan Muncar.

Pantai Pancur

Jam Operasional

Buka setiap hari selama 24 Jam.

  • Memiliki sebuah aliran sungai kecil berair tawar yang mengalir langsung ke pantai. Aliran sungainya cukup unik karena menyerupai sebuah pancuran. Itulah alasan mengapa pantai ini disebut Pantai Pancur.

  • Terdapat camping ground di pinggir pantai karena pantainya memiliki garis pantai yang panjang dengan medium wave dan wide ground dan cocok untuk berkemah.

  • Terkenal akan keindahan pasir putihnya dan air lautnya yang berwarna biru jernih. Cocok untuk menikmati pemandangan sunset.

  • Berjarak 5 km dari pos Rowobendo atau 3 km dari Pantai Trianggulasi.

pantai pancur.jpg
Wisata Geologi: Services

(0333) 428675

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn

©2022 by Taman Nasional Alas Purwo.

bottom of page